DATA BMKG 19 September 2020
LIDA 2020

Ramai-Ramai Ikut Jejak Faul dan Cut Zuhra

Ramai-Ramai Ikut Jejak Faul dan Cut Zuhra

Ramai-Ramai Ikut Jejak Faul dan Cut Zuhra

HABADAILY.COM - Program talent search telah menjadi salah satu signature program Indosiar. Tidak hanya kompetisi di dalam negeri, Indosiar juga memperluas kompetisi hingga ke penjuru Asia.

Sukses melahirkan bintang-bintang dangdut yang kini mampu bersaing di industri hiburan tanah air, kini Indosiar bersiap menggelar kompetisi dangdut terbesar di tanah air, ‘LIDA (Liga Dangdut Indonesia) 2020’. Kali ini, Indosiar menggelar audisi langsung di 34 kota besar di Indonesia.

Sementara Provinsi Aceh menjadi pagelaran audisi ke-9 yang berlangsung Aula Mapolda Aceh Jalan Teuku Nyak Arief, Banda Aceh, Minggu (24 November 2019).

 Audisi yang sama juga digelar di Provinsi Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Untuk LIDA 2020, calon peserta berusia 14–25 tahun pria maupun wanita. 

Dengan bakat menyanyi dangdut, peserta datang langsung ke lokasi audisi dengan membawa kelengkapan lampiran formulir berupa fotocopy KTP/Kartu Pelajar serta dua lembar foto terbaru berwarna ukuran 3R. Tidak hanya audisi langsung, Indosiar juga memberikan kesempatan bagi peserta di seluruh penjuru Indonesia melalui audisi online dengan mengakses https://www.kapanlagi.com/dangdut/audisi-liga-dangdut-2020.

“Peserta yang lolos audisi akan kembali berjuang mewakili provinsinya dan bertemu dengan duta provinsi lainnya untuk memperebutkan gelar bergengsi di panggung LIDA 2020,” kata VP-PSRD Division Head, Ekin Gabriel kepada HD Indonesia di Banda Aceh.

Ramai-Ramai Ikut Jejak Faul dan Cut Zuhra Kesuksesan Faul dan Cut Zuhra menginspirasi putra-putri Aceh lainnya untuk mendulang sukses di dunia hiburan tanah air. Mereka pun ramai-ramai mengikuti audisi LIDA Indosiar yang mendapat porsi spesial untuk Aceh. 

Ekin Gabriel menjelaskan, untuk perwakilan Aceh pada LIDA 2020 mendapat porsi spesial. Kali ini Aceh berkesempatan mengirimkan empat dutanya ke Jakarta. “Khusus untuk Aceh, sedikit berbeda dengan audisi di provinsi lain. Aceh mendapat empat perwakilan yang akan bertarung di tingkat nasional nantinya, dimana sebelumnya hanya tiga perwakilan,” katanya.

Menurutnya, perbedaan Aceh dengan 33 provinsi lain di Indonesia disebabkan pada LIDA 2019, duta dari Aceh Faul berhasil meraih juara pertama. “Ia, Aceh mendapatkan spesial dibanding provinsi lain, karena LIDA 2019 Aceh berhasil keluar sebagai juara pertama,” jelasnya.

Ekin menambahkan, antusiasme peserta audisi LIDA 2020 di Aceh juga cukup tinggi. Dari ratusan peserta yang sudah ikut audisi akan terpilih empat peserta terbaik yang nantinya mereka akan menuju Jakarta.

“Tahun ini, LIDA 2020 ada 407 peserta yang ikut audisi Aceh, dan empat di antaranya akan menjadi perwakilan Aceh ke Jakarta,” sebutnya.

Kesuksesan alumnus LIDA di tahun-tahun sebelumnya hingga ke kancah Asia, telah membuktikan bahwa bakat-bakat terbaik dari seluruh penjuru Indonesia mampu bersaing kuat dengan musisi-musisi yang telah lebih dulu meramaikan industri hiburan tanah air. 

“Tahun ketiga penyelenggaraan LIDA, Indosiar semakin selektif untuk mempertemukan duta-duta dangdut terbaik dari seluruh Indonesia paling barat hingga timur dengan membawa beragam kekayaan adat dan budaya,” katanya.

Program LIDA 2020 memang menjadi program yang tidak hanya menjadi inspirasi bagi pemilik talenta terbaik, namun juga dapat melahirkan idola dangdut baru di tanah air. 

Jebolan LIDA 2019 asal Aceh, Cut Rianda Zuhra memiliki harapan besar terhadap para penerusnya di LIDA 2020. Dia berharap, para peserta asal Aceh mampu mengulang sejarah LIDA 2019, dimana Aceh mampu mempersembahkan predikat juara pertama.

“Harapan Cut, semoga peserta asal Aceh kali ini bisa lebih berkualitas, mulai dari attitudenya hingga memiliki suara yang lebih berkarakter. Semoga teman-teman bisa membawa pulang piala LIDA lagi ke Aceh,” kata Cut LIda kepada HD Indonesi.

Tulisan ini sudah di tayang di HD Indonesia  Edisi : 09  ( 01-15 DESEMBER 2019 )

Komentar
Terbaru