DATA BMKG 15 Desember 2019
DPRK Banda Aceh

Dewan Minta Pemko Banda Aceh Perbanyak Lampu Penghias Taman Kota

Dewan Minta Pemko Banda Aceh Perbanyak Lampu Penghias Taman Kota

Sekretaris Komisi III DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST.

HABADAILY.COM—Seketaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST menyambut baik pemasangan lampu penghias taman oleh Pemerintah Kota Banda Aceh. Bahkan ia meminta agar pemasangan lampu hias ini  diperbanyak untuk memperindah suasana malam di Kota Banda Aceh.

 “Dengan keberadaan lampu hias di fly over, kini semakin memperindah suasana malam di kota Banda Aceh. Kami sangat mengapresiasi dengan terobosan baru ini, kami minta untuk  terus diperbanyak lampu-lampunya,” kata Irwansyah, Sabtu  (09/11/2019).

Dikatakannya,  DPRK Banda Aceh sangat mendukung pencahayaan lampu yang dibuat sedemikian rupa, sehingga membuat suasana malam di Kota Banda Aceh semakin hidup. Jadi Banda Aceh semakin terasa denyutnya dan  semakin meriah,” sebut Irwansyah.

Ia mengusulkan juga ke depan lampu-lampu ini jangan hanya di fly over tapi juga seluruh taman-taman yang menjadi sentral penting Kota Banda Aceh. Irwansyah mencontohkan suasana Taman Sari, meskipun sudah ada namun warnanya perlu diperbanyak agar lebih bervariasi.

Sejauh ini, lanjut Irwansyah, dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Walikota Banda Aceh untuk memperbanyak pemasangan lampus hias tersebut,  seperti di jembatan-jembatan strategis, misalnya di Lamyong, Jembatan Pante Pirak dan Jembatan Peunayong.

“Kemudian taman-taman kota atau pusat pusat keramaian, dibuat suasana menjadi hidup dan meriah. Selain itu, perlu melakukan peremajaan bunga  dan bahkan saya mengusulkan bunga selusia yang sedang ngetren sekarang dihadirkan di taman-taman kota Banda Aceh,” ucap Irwansyah.

Dalam hal ini, tambah Irwansyah, pihaknya di Komisi III DPRK Banda Aceh sedang melakukan pembahasan anggaran 2020 dengan dinas terkait untuk perawatan ruang terbuka hijau yang disepakati sekitar Rp6,7 miliar. “Tentu anggaran ini harus lebih dimaksimalkan nantinya,” sebutnya.

Sebenarnya, menurut dia, uang sejumlah itu tidak cukup. “Tapi yang menjadi konsentrasi dewan, uang yang disediakan ini harus bisa menghadirkan suasana kota yang semakin indah, terutama melakukan perawatan dan peremajaan pohon-pohon serta bunga-bunga di taman kota maupun di median jalan,” katanya.

“Saya sampaikan juga Kepada Dinas Kebersihan, kalau memang tidak mampu kita diakamodir dengan dana APBK, maka kita bisa galang CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Banda Aceh, termasuk BUMN,” tandasnya.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru