DATA BMKG 25 Januari 2020

Anggaran Gampong Percontohan Syariah Dihilangkan, Begini Respon Ketua DPRK Banda Aceh

Anggaran Gampong Percontohan Syariah Dihilangkan, Begini Respon Ketua DPRK Banda Aceh

Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar

HABADAILY.COM—Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Farid Nyak Umar menyesalkan penghilangan sepihak anggaran untuk pembinaan gampong percontohan syariah oleh Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh.

Hal tersebut disampaikan Farid Nyak Umar usai rapat pembahasan anggaran dengan Dinas Syariat Islam (DSI) dan TAPK Banda Aceh, di Kantor DPRK, Senin malam (18/11/2019).

Saat melakukan proses pembahasan anggaran dengan dinas tersebut, papar Farid, pihaknya menemukan anggaran untuk gampong percontohan syariah dihilangkan. “Padahal, sebelumnya anggaran untuk program gampong percontohan syariah sudah ada, bahkan sejak beberapa tahun terakhir selalu dialokasikan,” katanya.

Setelah dikonfirmasikan, lanjut dia, ternyata telah dihilangkan sepihak oleh DSI. “Ini sudah disepakati dalam KUA-PPAS, artinya di RAPBK sudah ada program tersebut tapi di RKA sudah tidak ada lagi. Karena itu kami menyesalkan penghilangan ini," kata Farid Nyak Umar.

Seharusnya, lanjut Farid, misalkan ada kekurangan dalam penerapan gampong percontohan syariah ini harus dilakukan evaluasi, serta mencari jalan keluar. "Ini yang perlu diperbaiki, bukan malah menghilangkan anggarannya, ini sangat kita sesalkan," ujarnya.

Selain itu, menurud Farid, kekurangan yang terjadi selama ini karena pemerintah tidak membuat indikator keberhasilan gampong syariah itu sendiri. Ke depan, ini yang perlu disusun oleh DSI agar bisa dilihat sisi kekurangan dan keberhasilannya,” harapnya.

Hal tersebut dinilaii penting karena sebagai ibukota provinsi, Banda Aceh menjadi model bagi daerah lain. “Tapi ini alokasi anggaran untuk bidang ini malah sangat kecil, sementara dalam visi misi walikota, poin satu adalah tentang penerapan Syariat Islam,” katanya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa semangat mulia dari wali kota untuk mewujudkan Banda Aceh gemilang dalam bingkai syariah itu belum mampu diterjemahkan dengan baik oleh SKPK, atau leading sektornya. Dalam hal ini DPRK sangat mendukung program walikota untuk mewujudkan Banda Aceh Gemilang dalam bingkai syariah dan gampong syariat tersebut juga merupakan salah satu realisasi dari misi walikota terkait komitmen Syariat Islam,” sebut Farid.

Karena itu, Farid mengusulkan agar anggaran di bidang penguatan syariat harus ditingkatkan bukan malah menurunkan. “Targetnya di 2020 satu kecamatan satu gampong percontohan syariah, kalau selama ini hanya dua di kecamatan Kuta Alam yaitu gampong Beurawe dan Lambaro Skep,” katanya

Untuk ke depannya, tegas Farid, dalam setiap kecamatan harus ada satu gampong percontohan Syariat Islam. “Ini harus diterapkan, sehingga ada semangat untuk berlomba lomba dalam kebaikan," tutup Farid Nyak Umar.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru