DATA BMKG 21 Januari 2020

Mahasiwa Aceh Desak Presiden Keluarkan Perppu KPK

Mahasiwa Aceh Desak Presiden Keluarkan Perppu KPK

Aksi mahasiswa dan pemuda Aceh dalam rangka memperingati Hakordia 2019.

HABADAILY.COMMemperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2019, puluhan mahasiswa dan pemuda menggelar aksi damai di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, Senin (9/12). Mereka mendesak Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) KPK.

Dalam aksinya, para mahasiwa dan pemuda ini membawa spanduk dan sejumlah poster bertuliskan kritikan terhadap kondisi KPK saat ini. Koordinator aksi, Hakiki mengatakan upaya pemberantasan korupsi sedang mengalami cobaan berat. Kontroversi UU No. 19 Tahun 2019 yang telah disahkan, melemahkan kerja lembaga antirasuah dalam menindak koruptor,” katanya.

Karena itu, lanjut Hakiki, Presiden hasus mengeluarkan Perppu KPK. Ini penting untuk segera diterbitkan, guna mendukung upaya pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, sebut diai, untuk para koruptor yang saat ini sedang menjalani masa hukuman tidak lagi diberikan grasi dan remisi.  Sebab, menurutnya, hal itu dapat mengakibatkan proses penegakan hukum terus melemah dan koruptor makin merajalela dalam menggerogoti uang rakyat.

“Pemberantasan korupsi sedang dalam cobaan. Namun kawan-kawan, kita tidak boleh menyerah. Percayalah, pasti ada jalan yang lebih baik. Kami meminta kepada Presiden untuk tidak tutup mata terhadap kondisi upaya pemberantasan korupsi yang terus dikebiri,” ungkapnya.

Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Internasional, mereka mengajak seluruh masyarakat untuk menolak segala bentuk pelemahan terhadap KPK, dan mendesak Presiden Jokowi untuk segera mengeluarkan Perppu KPK.

“Gubernur Aceh dan DPR Aceh perlu menyurati dan memberi dukungan kepada Presiden agar secepatnya mengeluarkan Perppu. Kita juga harus sama-sama menaruh harapan besar agar Mahkamah Konstitusi (MK) menerima seluruh permohonan uji materi UU KPK,” pungkasnya.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru