DATA BMKG 13 April 2021

Kegiatan TMMD ke-110 Disambut Antusias Warga Pedalaman Bireuen  

Kegiatan TMMD ke-110 Disambut Antusias Warga Pedalaman Bireuen  

Bupati Bireuen Muzakar A Gani menyerahkan secara simbolis alat kerja kepada warga pedalaman dalam rangka pelaksanaan TMMD ke-110.

HABADAILY.COM—Seluruh kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Kebupaten Bireuen mendapat sambutan hangat warga setempat, terutama warga pedalaman Kecamatan Juli dan Kecamatan Jeumpa yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan itu.

“Kami sangat bersyukur atas dilaksanakan kegiatan TMMD di daerah kami, karena semua kegiatan tersebut bermuara pada kesejahteraan masyarakat di desa kami dan sekitarnya,” M Yusuf Daud, Keuchik Alue Limeng, Kecamatan Jeumpa di sela-sela pembukaanTMMD ke-110, Senin (2/3), di Meuligo Bireuen.

Pembukaan yang digelar secara sederhana itu juga dirangkai dengan penandatangan dan penyerahan berita acara serah terima program TMMD ke-110 tahun 2021 antara Komandan Kodim 0111/Bireuen Letkol Inf Zainal Abidin Rambe SSos dan Bupati Bireuen Muzakkar A Gani.

Menurut Keuchik Yusuf, seluruh kegiatan TMMD sangat menguntungkan warganya, seperti pengerasan jalan, bedah rumah, bakti sosial, serta berbagai pembangunan lainnya yang dapat dirasakan manfaat langsung oleh masyarakat di daerah pedalaman tersebut. “Sekali lagi, kami sangat berterimakasih atas dilaksanakannya TMMD di daerah kami,” tasdanya.

Sementara itu, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Zainal Abidin Rambe SSos melalui Pasiter Kapten Inf Yusri menjelaskan, sasaran TMMD Reg ke 110 Tahun 2021 memang seutuhnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan wawasan berbangsa dan bernegara melalui kegiatan fisik dan non fisik, khususnya di daerah-daerah terisolir, tertinggal, rawan bencana, daerah perbatasan, wilayah pasca konflik dan wilayah perkotaan yang kumuh.

Dipaparkannya, selama pra TMMD hingga 28 Pebruari 2021 sesuai target pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 10 kilomter dengan dua lokasi, yakni Kecamatan Jeumpa dan Juli. “Sejauh ini sudah dikerjakan mencapai 62 persen atau kurang lebih enam kilometer,” sebut Kapten Yusri.

Pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 10 kilometer tersebut, jelas Kapten Yusri, dibagi dua ruas, yaitu ruas dari arah Desa Alue Limeng ke Cot Meugoe sepanjang 4.8 kilometer dan ruas dari Alue Limeng ke Desa Mon Mane 5,2 kilometer.

“Alhamdulillah, target pembangunan jalan sebagai akses utama masyarakat Alue Limeng sekitarnya dapat selesai seiring penutupan kegiatan nantinya. Apalagi masyarakat sangat mendukung karena memang mereka sudah lama mengharapkan adanya sarana transportasi sebagi sebagai urat nadi akses perekonomian masyarakat,” katanya.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru