DATA BMKG 30 September 2020

Israel Kekang Hak Jurnalis Palestina di Tepi Barat, Warga Protes

Israel Kekang Hak Jurnalis Palestina di Tepi Barat, Warga Protes

Protes tersebut disikapi dengan melepaskan tembakan gas air mata oleh pasukan Israel ke arah para demonstran/Anadolu Agency

HABADAILY.COM - Puluhan pengunjuk rasa Palestina yang mendukung aktivitas para jurnalis di wilayah pendudukan Tepi Barat, dilaporkan luka-luka akibat terkena tembakan gas air mata Israel, Sabtu (17/11/2018). 

Anadolu Agency melansir, tentara Israel menggunakan gas air mata untuk membubarkan para demonstran yang berunjuk rasa di pos pemeriksaan Qalandia, utara Yerussalem Timur. 

Sejumlah wartawan turut menjadi korban selama aksi protes berlangsung.

Aksi protes pada Sabtu ini dilakukan di tengah meningkatnya pembatasan terhadap jurnalis Palestina meliput kondisi di wilayah Tepi Barat oleh Israel. 

Palestinian Journalists Syndicate menyebutkan otoritas Israel kian ketat mengekang pekerjaan wartawan Palestina yang meliput di wilayah konflik tersebut. 

The Palestinian Center for Development and Media Freedoms (MADA) memperkirakan, sedikitnya 833 serangan telah dilakukan Israel terhadap media dan jurnalis di Tepi Barat dan Jalur Gaza sejak 2016.

Sementara itu, Bulan Sabit Merah Palestina (PRC) menyebutkan, tiga warga Palestina dilaporkan cidera akibat serangan peluru tajam Israel selama protes berlangsung di kota Urif, Tepi Barat.

Puluhan demonstran juga menderita asfiksia karena terkena gas air mata yang dilontarkan pasukan Israel selama unjuk rasa.[]

Sumber: Anadolu Agency

Komentar
Terbaru