DATA BMKG 24 September 2020

Program Kemitraan Pinky Movement Jadi Solusi bagi UMKM di Tengah Pendemi

Program Kemitraan Pinky Movement Jadi Solusi bagi UMKM di Tengah Pendemi

Program Kemitraan Pinky Movement.

HABADAILY.COM—Pandemi yang melanda dunia saat ini telah mengguncang semua lini kehidupan, terutama sector perekonomian. Kondisi tersebut berdampak bagi para pelaku bisnis dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia tentunya.

Berdasarkan data yang dikeluarkan LIPI di akun resminya lipi.go.id, berbagai dampak pendemi mendera keberlangsungan UMKM, di antaranya penurunan penjualan yang dialami UMKM hingga 94,69% yang sebagian besar dialami pengusaha offline hingga 47,44 %, penurunan omset penjualan sebesar 75% serta prediksi usaha yang tutup setelah November 2020 mencapai 72,02%.

Mengantisipasi hal tersebut, Pertamina meluncurkan Program Kemitraan Pinky Movement yaitu program pemberian permodalan pinjaman kredit bergulir super lunak berikut pembinaannya kepada para UMKM. Melalui program tersebut, Pertamina juga mendorong UMKM menggunakn elpiji non subsidi Bright Gas.

Program Kemitraan Pinky Movement memberikan permodalan nilai pinjam maksimun Rp200 juta, masa pengembalian pinjaman maksimal 36 bulan, dengan jasa administrasi 3% saldo menurun per tahun.

Bagi pelaku UMKM yang berminat mengikuti Program Kemitraan Pinky Movement, dapat menghubungi melalui telpon Pertamina 135 maupun mengakses situs www.pertamina.com/id/program-kemitraan dan email: pcc@pertamina.com.

Pemilik rumah makan Ikan Bakar 17, Johari, merupakan salah satu pelaku UMKM yang mengikuti Program Kemitraan Pinky Movement. Menurutnya, program ini sangat membantu, terutama dalam situasi pandemi.

“Saya merasa bersyukur dengan adanya Program Kemitraan Pinky Movement ini. Selain memberi pinjaman dengan kredit sangat ringan, Pertamina juga memberikan program tukar tabung Bright Gas. Ini sangat meringankan beban saya terutama saat situasi sekarang dan saya dapat terus melanjutkan pakai elpiji non subsidi,” kata Johari.

General Manager Pertamina MOR I, Gema Iriandus Pahalawan mengatakan Pertamina menghadirkan Program Kemitraan Pinky Movement demi mendukung UMKM bangkit dari tekanan ekonomi akibat pandemi.

"Program Kemitraan Pinky Movement memberikan permodalan bergulir super ringan yang sangat dibutuhkan UMKM untuk bangkit kembali. Di samping itu, juga menjalankan pembinaan dan pengembangan usaha bagi pelaku UMKM binaannya," sebut Gema.

Melalui Program Kemitraan Pinky Movement, kata Gema, pihaknya juga mendorong UMKM untuk dapat menggunakan elpiji non subsidi melalui program konversi elpiji 3 kg ke Bright Gas."Program konversi dilakukan karena UMKM yang handal tidak bergantung pada barang-barang bersubsidi," tutur Gema.[***]

Komentar
Baca Juga
Terbaru