HAkA Ajak Peserta Car Free Day Jaga KEL

Redaksi - habadaily
16 Des 2018, 12:28 WIB
HAkA Ajak Peserta Car Free Day Jaga KEL

HABADAILY.COM - Yayasan HAkA mengajak peserta Car Free Day Banda Aceh untuk menjaga Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) yang fungsi lingkungannya masuk sebagai Kawasan Strategis Nasional, Minggu (16/12/2018). Kegiatan ini turut mengundang semua kalangan dimulai dari pihak pemerintah setempat, pemerhati lingkungan, dan masyarakat Banda Aceh dengan tema “Selamatkan Kawasan Ekosistem Leuser”.

“Sangat penting menjaga KEL karena fungsinya yang menyediakan air dan udara bersih, juga untuk mitigasi bencana alam, erosi, penanggulangan hama dan penyerapan karbon (perubahan iklim)," ujar Ketua Yayasan HAkA, Farwiza Farhan.

Acara ini juga diramaikan oleh maskot satwa kunci yang berada di KEL seperti gajah, harimau dan badak sumatera. 

“KEL merupakan tempat terakhir di dunia, dimana gajah, orangutan, harimau dan Badak Sumatera hidup bersama di alam. Tempat ini merupakan harapan terakhir kita untuk melestarikan satwa-satwa tersebut. Jika KEL terus dihancurkan dengan pembukaan lahan untuk perkebunan, pembangunan industri dan pembukaan jalan, maka sangat besar kemungkinan mereka akan punah,” ujar Farwiza.

Salah satu band ternama Aceh, Apache13, turut tampil di acara Car Free Day tersebut. Para peserta juga diajak untuk mengikuti senam gembira, talkshow, bazaar umum, lomba mewarnai, donor darah, dan ngopi bareng.

“Kami sadar tidak banyak masyarakat, khususnya Banda Aceh, yang tahu apa itu KEL, sehingga kami tergerak untuk memperkenalkan bentang alam yang luar biasa ini ke masyarakat luas di Car Free Day Banda Aceh, dimana masyarakat berkumpul bersama keluarga,” kata Farwiza.

Farwiza mengatakan masyarakat Aceh sudah berabad-abad hidup berdampingan menggantungkan hidupnya pada Kawasan Ekosistem Leuser. Nenek moyang Aceh menurut Farwiza, hidup karena air dan udara yang disediakan oleh Leuser. 

"Mereka turut melestarikan Leuser agar anak cucunya bisa melanjutkan hidup dengan sejahtera dan sehat. Sekarang adalah giliran kita untuk menjaga Leuser, untuk anak cucu kita ke depannya,” kata Farwiza.[bna]

Loading...