DATA BMKG 19 November 2019
Pemko Banda Aceh

Aminullah Minta IDI Mampu Hadapi Revolusi Industri 4.0

Aminullah Minta IDI Mampu Hadapi Revolusi Industri 4.0

HABADAILY.COM—Walikota Banda Aceh Aminullah Usman meminta organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mampu meningkatkan SDM guna mengikuti era revolusi industri 4.0.

Hal ini disampaikan Aminullah saat membuka secara resmi Musyawarah Cabang (Muscab) IDI Kota Banda Aceh, Sabtu (30/3/2019), di Auditorium Komplek Kejaksaan Tinggi Aceh di kawasan Bathoh, Banda Aceh.

Menurutnya, perkembangan tekhnologi berjalan cukup pesat dan saat ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0. Era ini menutut semua pihak, termasuk para dokter agar mampu beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan mampu mengaplikasikan dalam setiap lini pelayanan kehidupan profesinya.

“Di era revolusi 4.0 ini, dokter harus mempersiapkan setiap perubahan dengan baik. Salah satunya dengan terus merawat tingginya rasa ingin tahu agar memacu proses pembelajaran diri untuk menjaga pribadi berkualitas. Tak hanya itu, para dokter baru untuk bisa senantiasa bekerja berbasis sistem. Apapun teknologi yang kelak akan dipilih untuk menggiatkan pelayanan kesehatan, tetap harus berpegang teguh pada prinsip kemanusiaan,” ujar Aminullah mengingatkan.

Terkait dengan gelaran Muscab, Walikota mengatakan siapapun yang terpilih pada kepengurusan IDI yang baru nanti, diharapkan dapat mengayomi 1900 dokter anggota IDI Kota Banda Aceh. Aminullah berharap persatuan dan kekompakan tetap terjaga dengan baik dan tugas tugas dari para dokter berjalan dengan baik.

“Tugas tetap berjalan dengan baik di rumah sakit tempat bertugas masing-masing. Tugas IDI mengayomi anggota dan tugas Pemko memfasilitasi agar dapat berjalan dengan baik,” ujar Aminullah.

Walikota juga berharap pelaksanaan Muscab ini juga dapat merumuskan program kerja yang jelas, tepat dan realistis, sehingga berdampak membentuk personalia kepengurusan yang benar sesuai dengan misi organisasi IDI. “Terutama yang manfaatnya dapat dirasakan anggota IDI lainnya serta masyarakat Kota Banda Aceh pada umumnya,” harap Aminullah.

Dalam kesempatan ini, Walikota mengajak seluruh dokter yang ada di Banda Aceh agar memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Jika pelayanan terhadap publik semakin baik secara otomatis rakyat akan sejahtera, karena kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus didapatkan masyarakat. “Peran para dokter sangat vital dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tandasnya.

Ketua IDI Kota Banda Aceh, dr Isra Firmansyah dalam kesempatan ini menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota IDI yang selama ini telah bekerjasama menyukseskan berbagai program di masa kepengurusannya. “Di penghujung kepengurusan kami, kami ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh anggota. Terkait ada kekurangan dan kelemahan disana sini kami mohon maaf. Harapannya akan disempurnakan oleh kepengurusan yang baru,” harap dokter spesialis anak ini.

Dia juga mengungkapkan apresiasi dan terimakasih kepada Pemko Banda Aceh atas kerjasama yang telah terjalin selama ini dalam berbagai program. “Seperti program Doto Saweu Sikula, ini adalah program kolaborasi IDI dan Pemko. Semua sekolah dari SD, SMP dan SMa serta Dayah akan kita kunjungi. Program ini mendapat sambutan yang sangat baik dari Pak Wali Kota dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kota,” tutup dr Isra.

Pada Muscab ini, IDI Kota Banda Aceh juga menggelar seminar kesehatan dengan menghadirkan pemateri dari PB IDI, DR dr Anna Rozaliani M Biomed Sp P yang mengupas materi ‘Peran MKEK dan Etika Kedokteran di Era Revolusi 4.0: Antara Peluang dan Tantangan’.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru