DATA BMKG 10 Desember 2019

Anggota Asosiasi Kelistrikan Diminta Menjadi Tenaga Terampil

Anggota Asosiasi Kelistrikan Diminta Menjadi Tenaga Terampil

Aisten II Sekretariat Daerah Aceh saat menyampaikan amanat Gubernur Aceh pada Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Kontraktor Kelistrikan Indonesia (Akklindo) Aceh Periode 2016-2021 di Aula Dinas Pertambangan dan Energi Aceh, Banda Aceh, Rabu (11/06/206). | Foto: Humas Pemprov Aceh

HABADAILY.COM – Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah, meminta kepada asosiasi kelistrikan di Aceh untuk mendidik para tenaga terampil sehingga bisa mendorong perbaikan kelistrikan di Aceh. Pemadaman yang terjadi dalam beberapa pekan lalu di Aceh, kata Gubernur karena kualitas jaringan instalasi yang kurang bagus.

Gubernur mengatakan, persoalan jaringan tersebut menjadi tugas asosiasi-asosiasi kelistrikan. Bisa jadi, sebutnya, ada kesalahan saat melakukan pemasangan sehingga tidak sesuai dengan yang dibutuhkan.

"Bisa jadi rekan-rekan kita tidak melakukan pemasangan sesuai spek dan tidak sesuai dengan keahlian atau pengawasan yang kurang. Itu sumber permasalahan listrik." ujar Gubernur dalam pidato yang dibacakan Aisten II Sekretariat Daerah Aceh saat Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Kontraktor Kelistrikan Indonesia (Akklindo) Aceh Periode 2016-2021 di Aula Dinas Pertambangan dan Energi Aceh, Banda Aceh, Rabu (11/06/206).

Kehadiran Akklindo kata gubernur haruslah bisa menjawab hal tersebut dengan merekrut banyak tenaga yang punya mental dan keahlian yang bagus. Sehingga jika kemudian permasalahan listrik kembali terjadi, permasalahnya tidak lagi pada kualitas listrik, tapi faktor lain misalnya bencana alam.

Gubernur mendorong agar semua asosiasi kelistrikan di Aceh (saat ini ada lima asosiasi) bisa melakukan perbaikan kelistrikan di Aceh. "Ada lima asosiasi kelistrikan di Aceh. Kita mengharap semuanya bisa berjalan bersama bukan sebagai pesaing, tapi upaya perbaikan dan mendorong agar terjadi yang positif di dunia kelistrikan Aceh."

Sementara General Menejer PT. PLN Provinsi Aceh, Bob Saril meminta kepada semua pihak untuk tidak tidak mengatakan Aceh krisis listrik. “Jangan menyebutkan Aceh krisis listrik. Wisatawan ngak mau masuk ke Aceh. Aceh tidak krisis listrik. Tapi terjadi gangguan, iya.”

Wadah Akklindo, kata Boy haruslah mendidik tenaga yang bersertifikasi untuk menunjukkan konsistensi sebagai lembaga yang mengurusi asosiasi kelistrikan. “Wadah ini untuk menciptakan tenaga yang terampil untuk membangun wadah kelistrikan yang unggul.”

Ketua DPD Ikklindo terpilih, Ir. Mahdi Amin, menyebutkan pihaknya berjanji akan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Pihaknya juga akan melatih tenaga ahli listrik di Aceh, sehingga berbagai kejadian seperti kebakaran akibat arus pendek tidak lagi terjadi.

"Saya melihat beberapa kejadian terjadi karena beberapa faktor. Karena kurang profesionalnya para pekerja, material yang digunakan kurang dari standar sehingga mutunya kurang bagus dan  pengawasan yang juga kurang," kata Mahdi Amin.

Di Aceh memang sudah ada beberapa asosiasi kelistrikan. Kehadiran Akklindo diharapkan dapat mempersatukan semua asosiasi tersebut untuk sama-sama bekerja untuk rakyat.

Kepada Ketua DPP Akklindo, Mahdi Amin meminta agar bisa difasilitasi untuk membawa para investor dari Jakarta maupun luar negeri untuk bisa berinvestasi terkait energi, di Aceh. "Banyak sumber air yang bisa kita buat PLTA di sini, pak," ujar Mahdi dalam pelantikan bertema Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan untuk Meningkatkan Ekonomi Daerah. [din]

Komentar
Baca Juga
Terbaru