DATA BMKG 20 Oktober 2019
Piasan Seni 2019

Ayi Sarjev: Piasan Seni Gagasan Cemerlang

Ayi Sarjev: Piasan Seni Gagasan Cemerlang

Ayi Sarjev: Piasan Seni Gagasan Cemerlang

HABADAILY.COM - Banyak kalangan menyambut antusias gelaran Piasan Seni 2019. Selain menghadirkan beragam manfaat bagi pelaku seni, juga mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Banda Aceh.

Pegelaran Piasan Seni Banda Aceh 2019 yang berlangsung di Taman Bustanussalatin (Taman Sari Banda Aceh) sejak 13-15 September 2019 resmi dibuka oleh Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, Jumat, (13/09/2019).

Ketua Asosiasi Karnaval Indonesia (AKRI) Ayi Sarjev mengatakan Piasan Seni yang menjadi kegiatan tahunan Pemko Banda Aceh merupakan sebuah gagasan yang bagus untuk mengin- gatkan generasi muda agar mencintai kesenian dan kebudayaan Aceh.

“Ini terutama para milenial yang sudah terkombinasi dengan budaya urban yang tidak sesuai dengan nilai-nilai etika dan estetika penduduk Serambi Mekkah. Mereka harus selalu diingatkan agar tidak lupa dengan kebudayaan kita sendiri,” sebut Sarjev.

Di samping menumbuh cinta ter- hadap ‘peukateun endatu’, lanjut dia, pagelaran tersebut juga dapat memban- gkitkan gairah kaum muda untuk mempelajari khasanah budaya Aceh, baik lewat literatur maupun ekspresi.

“Paling tidak bisa membandingkan karya masa lalu dan masa kini dengan mengedepan genre tradisi dari multikultur 8 etnik penduduk yang mendiami geografis Aceh,” beber Sekjen Asosiasi Perusahaan dan Pameran Indonesia (APIRAPI) ini.

Namun, menurut Sarjev, dalam perjalanannya Piasan Seni terkesan menoton dan terjebak dengan anggaran yang tidak maksimal, sehingga membuat para pelaku event irit untuk mengek- sekusi sesuatu yang monumental, baik kegiatan maupun properti pameran. “Ini beda dengan Penang Fair Malaysia dan Tong Tong Fair Amsterdam,” ungkapnya.

Karena itu, lanjut dia, hendakn- ya pagelaran Piasan Seni mendapat perhatian serius walikota dengan menggerakkan pihak kecaman untuk menggaungkan event tersebut. “Jadi, bisa membangkitkan antusiasme warga untuk menikmati setiap suguhan yang ada di Piasan Seni,” katanya.

Hal yang lain yang perlu dilakukan, menurut Sarjev, adalah mengundang pa- guyuban masyarakat Aceh pesisir timur, barat, pegunungan dan kepulauan untuk ambil bagian di ajang ini.

 “Jadi, event ini tidak hanya milik Disbudpar Banda Aceh tapi Banda Aceh adalah represen tatif piasan seni Aceh secara kolektif,” tandasnya

Berita ini sudah dimuat di HD Indonesia Edisi : 03  ( 02-15 SEPTEMBER 2019 )

Komentar
Terbaru