DATA BMKG 13 April 2021

94 Tenaga Kesehatan USK Divaksin Tahap II

94 Tenaga Kesehatan USK Divaksin Tahap II

Tenaga kesehatan di lingkungan USK menjalani vaksinasi tahap dua.

HABADAILY.COM—Sebanyak 94 orang tenaga kesehatan di lingkungan Universitas Syiah Kuala mendapatkan vaksinasi tahap kedua. Proses pemberian vaksin ini dilaksanakan di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Senin (2 Maret 2021).

Koordinator Vaksinasi Rumah Sakit Pendidikan USK Khadijah AMd Keb SKM MKM Menjelaskan, kegiatan vaksinasi hari ini merupakan tahap ke dua. Di mana sebelumnya, USK telah melakukan vaksinasi tahap pertama pada 16 Februari 2021.

Secara keseluruhan ada 99 tenaga kesehatan USK yang semestinya mendapatkan vaksin hari ini.  Namun 5 orang di antaranya batal diberi vaksin. Alasannya adalah 2 orang hamil, 1 orang autoimun dan 2 orang tunda karena harus menunggu konfirmasi kesehatannya dari dokter spesialis.

“Jadi pada tahap pertama hari ini, USK sudah melakukan vaksinasi 94,4% tenaga kesehatannya. Sementara lainnya, masih harus ditunda karena beberapa alasan tadi,” ujar Khadijah.

Pada kesempatan ini Khadijah juga mengungkapkan, jauh hari USK telah menyiapkan proses vakasinasi ini sebaik mungkin. Hal ini dimulai dengan memberikan pelatihan kepada 10 orang petugas yang akan melakukan vaksinasi. Mereka terdiri dari 2 orang bidan, 6 orang perawat, dan 2 dokter umum.

Sementara sistem pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan dalam empat tahap. Pertama, peserta yang akan divaksin harus melakukan registrasi. Selanjutnya, petugas yang terdiri dari dokter umum dan spesialis akan melakukan screening kondisi kesehatan peserta yang akan divaksin tersebut. Setelah lolos pada tahap ini, barulah dilakukan vaksinasi oleh petugas yang terdiri dari 2 perawat dan 1 bidan.

Khadijah mengungkapkan, setelah vaksinasi selesai maka tahap selanjutnya di meja 4  petugas akan melakukan observasi selama 30 menit. Dalam tahap ini petugas akan melakukan pemantauan apakah ada alergi atau gejala lainnya setelah dilakukan vaksinasi.

“Jika tidak ada gejala KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) berat, maka mereka akan divaksin ke tahap selanjutnya seperti pada tanggal 2 Maret hari ini,” jelasnya.

Direktur Rumah Sakit Pendidikan USK dr. Iflan Nauval, M.ScIH mengungkapkan, kegiatan vaksinasi ini merupakan bentuk komitmen USK untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting karena merupakan upaya untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Adapun jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin Covid-19 jenis Sinovac dosis 0,5 cc.

“Vaksin ini diberikan oleh Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh sebanyak 200 vial untuk petugas kesehatan yang aktif memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat,” ucapnya.[]

 

Komentar
Terbaru