DATA BMKG 27 Mei 2020

Aparat Gabungan Sita Rokok Ilegal Asal Thailand di Perairan Jambo Aye

Aparat Gabungan Sita Rokok Ilegal Asal Thailand di Perairan Jambo Aye

Penyelundupan rokok ilegal asal Thailand.

HABADAILY.COMKanwil Bea Cukai Aceh bekerjasama dengan Kanwil Bea Cukai Kepulauan Riau (Kepri) dan Pangkalan Sarana Operasi Tanjung Balai Karimun (PSO TBK) berhasil gagalkan upaya penyelundupan rokok impor ilegal asal Thailand sebanyak 10.200.000 batang pada Ahad (29/03) di Perairan Tanjung Jambo Aye, Aceh Utara.

Rokok ilegal yang hendak diseludupkan ke Aceh ini bermerek Luffman yang dikemas dalam 1.020 kardus @50 slop @10 bungkus @20 batang.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro mengatakan total nilai rokok tersebut diperkirakan mencapai Rp10.353.000.000. Sedangkan total kerugian negara dari sektor perpajakan mencapai Rp11.346.225.000.

“Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat, dan pada hari Ahad (29/03) pukul 11.00 WIB, Tim kapal patroli BC 30004 bergerak menuju titik lokasi kapal, dan menemukan kapal target dengan nama lambung KM Seroja yang berbendera Indonesia,” ungkap Isnu.

Menurut Isnu, saat dilakukan pemeriksaan fisik, tim menemukan 1.020 karton yang berisi rokok polos (tidak dilekati pita cukai) asal Thailand yang disembunyikan di palka depan, buritan, dan sekitaran kapal. KM Seroja yang dinakhodai oleh SDL (53 tahun) asal Aceh Timur dan dua anak buah kapal yakni MSL (42 tahun) asal Lhokseumawe dan AD (20 tahun) asal Aceh Tamiang ini tidak dapat menunjukkan dokumen kepabeanan yang sah.

“Tim menarik KM Seroja, muatannya maupun awaknya menuju Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Saat ini barang bukti rokok disimpan di gudang Bea Cukai Lhokseumawe, sedangkan KM Seroja disandarkan di Pelabuhan Krueng Geukeuh di bawah pengawasan Bea Cukai Lhokseumawe,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Isnu, ketiga pelaku yang merupakan awak KM Seroja akan disidik oleh PPNS Bea Cukai Kanwil Aceh. Kini mereka dititipkan di tahanan Direktorat Polairud Polda Aceh.[]

Komentar
Terbaru