DATA BMKG 23 September 2021
Dinilai Izin PT EMM Bermasalah

Walhi Aceh Gugat Menteri ESDM

Walhi Aceh Gugat Menteri ESDM

HABADAILY.COM - Walhi Aceh bersama Walhi Nasional serta sejumlah perwakilan masyarakat melakukan gugatan terhadap Menteri ESDM Republik Indonesia ke pengadilan, Senin (15/10/2018). Gugatan ini diberikan terkait pemberian izin PT EMM yang beroperasi di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) di Beutong Ateuh, Nagan Raya.

"Hari ini kami daftarkan gugatan ke PTUN yang diwakili oleh tim kuasa hukum," ujar Direktur Walhi Aceh, Muhammad Nur.

Ia menjelaskan, pihaknya menyengketakan Surat Keputusan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang dikeluarkan atas nama Menteri ESDM berisikan tentang Pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi (OP) untuk PT EMM seluas 10 ribu hektar di wilayah yang terlarang itu.

"Terlalu banyak aturan yang dilanggar Kepala BKPM, potensi ancaman kerusakan lingkungan juga besar. Ini harus kita lakukan karena banyak aturan yang dilanggar serta ancaman kerusakan lingkungan hidup itu," ungkapnya.

Sejak awal tahun lalu, kehadiran PT EMM ini sudah ditolak masyarakat, khususnya di beberapa gampong kawasan Beutong Ateuh. Penolakan ini semakin meluas sejak diadvokasi sejumlah LSM yang bergerak di bidang lingkungan.

Hal ini kemudian semakin berlanjut sejak mendapat perhatian khusus oleh sejumlah pihak, termasuk DPRA. Siang tadi, ratusan mahasiswa pun berunjuk rasa di Kantor Gubernur Aceh, Gedung DPRA dan kawasan Simpang Lima, Banda Aceh.

Unjuk rasa ini dilakukan untuk menolak pemberian izin tambang kepada PT EMM. Selain di Banda Aceh, unjuk rasa juga terjadi serentak di berbagai wilayah seperti Aceh Barat dan Nagan Raya. PT EMM diduga melanggar kekhususan Aceh tentang kewenangan Aceh sesuai UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.[acl]

Komentar
Baca Juga
Terbaru