DATA BMKG 19 Oktober 2019

Peserta Kelas Menjahit dan Bordil Binaan Dinsos Aceh Akhiri Masa Pendidikan

Peserta Kelas Menjahit dan Bordil Binaan Dinsos Aceh Akhiri Masa Pendidikan

Penyerahan sertifikat kepada para siswa yang telah selesai mengikuti pendidikan keterampilan selama 3 bulan.

HABADAILY.COM—Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Aceh Drs Alhudri MM menutup kelas pendidikan dan pelatihan keterampilan menjahit dan bordil aplikasi untuk siswi binaan angkatan 76 pada UPTD Rumoh Seujahtera Jroh Naguna (RSJN) Dinsos Aceh, Minggu (26/5/2019).

Dalam sambutannya, Alhudri mengatakan UPTD RSJN merupakan tempat pembinaan bagi remaja putus sekolah yang ada di Provinsi Aceh. Karena itu para siswi yang sudah mengikuti program pelatihan diharapkan dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya pendidikan dan pelatihan keterampilan yang telah dilaksanakan secara efektif selama tiga bulan.

“Pendidikan dan keterampilan ini memang relatif singkat, tapi di sini kalian bukan hanya mengikuti pendidikan dan pelatihan keterampilan saja, akan tetapi juga mendapatkan pendidikan dan bimbingan keagamaan, serta bimbingan fisik dan mental,” kata Alhudri.

Dalam perkembangan saat ini, papar Alhudri, pendidikan menjadi faktor utama yang sangat menentukan sebuah keberhasilan, namun banyak orang tidak terjamin mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan yang diharapkan, karena tidak mempunya keterampilan yang dapat pendukung pendidikannya.

“Saya berpesan dengan penguasaan keterampilan dan keahlian yang sudah kalian miliki, dapat kiranya dimanfaatkan dengan baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain di lingkungan masing-masiung, sehingga tidak lagi menjadi pengangguran,” katanya.

Untuk tahun 2019, jumlah siswi binaan yang diterima untuk jurusan keterampilan menjahit dan bordil aplikasi dengan jumlah 30 orang siswi remaja. Seusai mengikuti pelatihan selama tiga bulan, mereka semuanya diberikan toolkit (modal kerja) untuk pembekalan usaha mereka serta diberikan sertifikat keberhasilan sesuai dengan jurusan masing-masing.

Kepala UPTD RSJN Saifullah SSos mengatakan pelatihan tersebut dalam upaya menekan angka pengangguran dengan melatih keterampilan kepada remaja putus sekolah yang dibina oleh UPTD RSJN Dinas Sosial Aceh. “Ini adalah program pemerintan untuk menekan angka kemiskinan, hari ini adalah siswi binaan bidang menjahid dan bordir. Kita juga punya siswa binaan di bidang perbengkelan,” katanya.

Kagiatan yang ditutup dengan buka puasa bersama itu  juga diselingi dengan memberikan santunan kepada sepuluh anak yatim.

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Gubernur Aceh Bidang Sosial Fauzan Azima, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Yusri SSos, dan sejumlah pejabat Eselon VI Dinas Sosial Aceh[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru