DATA BMKG 29 Januari 2020

Unsyiah Jalin Kerja Sama dengan Prince of Songkla University

Unsyiah Jalin Kerja Sama dengan Prince of Songkla University

Penandatangan MoU oleh Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng dengan Presiden PSU Asst Prof Dr Niwat Keawpradub di Balai Senat Unsyiah, Jumat (13/12).

HABADAILY.COM—Universitas Syiah Kuala sepakat menjalin kerja sama dengan salah satu perguruan tinggi asal Thailand yaitu Prince of Songkla University (PSU), dalam bidang pengembang akademik. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatangan MoU oleh Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng dengan Presiden PSU Asst Prof Dr Niwat Keawpradub di Balai Senat Unsyiah, Jumat (13/12).

Dalam sambutannya, Rektor sangat mengapresiasi atas terjalinnya kesepakatan kerja sama ini. Unsyiah sangat terbuka bagi siapapun yang ingin bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan, baik di tingkat nasional maupun regional.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, Unsyiah telah menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi terkemuka di dunia. Seperti baru-baru ini Unsyiah melakukan penandatanganan MoU dengan Leiden University.

Keduanya sepakat untuk melakukan pertukaran mahasiswa (reciprocal students exchange), pertukaran peneliti dan dosen, kolaborasi penelitian (research collaborations) dan kegiatan akademik bersama lainnya.

Oleh sebab itu, Rektor sangat berharap MoU antara Unsyiah dan PSU ini bisa memberikan pengaruh yang signifikan dalam pengembangan akademik kedunya. “Kita berharap kerja sama antara Unsyiah dan Prince of Songkla University ini, bisa memberikan pengaruh yang positif bagi ke dua institusi ini, baik dalam riset maupun upaya-upaya penguatan institusi lainnya,” ucap Rektor.

Di hadapan delegasi PSU, Rektor menceritakan sejarah lahir dan sejumlah pencapaian Unsyiah selama ini. Di mana saat ini Unsyiah telah memiliki 32 ribu mahasiswa yang tersebar pada 12 Fakultas dan 135 program studi, semua itu didukung dengan 1557 dosen.

Niwat Keawpradub mengatakan, pihaknya sangat yakin kerja sama ini bisa menjembatani kedua Universitas ini untuk melakukan program yang saling menguntungkan. Hal ini terlihat dari beberapa poin penting dari MoU ini. Di antaranya adalah keduanya sepakat untuk saling berbagi informasi terkait riset, publikasi ilmiah, beasiswa, dan peluang kerja sama lainnya.

“Pada prinsipnya, kerja sama ini sangat sejalan dengan komitmen universitas kami yang sedang berupaya untuk terus mengembangkan perguruan tingginya,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Associate Dean For Human Resource Development and Health Science PSU, Assoc Prof Dr Uraporn Vongvatcharanon menyampaikan kajiannya terkait rencana penelitian medis pada tanaman ganja.

Delegasi PSU yang hadir adalah Vice President of Internasional Affairs Asst. Prof Dr Thakerng Wongsirichot,  Profesor Epidomiologi PSU Prof Viraksakdi Chongsuvivatwong MD, Dekan Faculty of Science and Technology PSU Assoc Prof Dr Sukree Hajisamae serta beberapa Dekan PSU lainnya.

Sementara dari Unsyiah turut hadir Wakil Rektor  IV Unsyiah Dr Hizir, Kepala Biro Akademik Rahmat Lubis, SE, Kepala UPT Kantor Urusan Internasional Dr Muzailin SSi MSc dan beberapa Dekan serta peneliti Unsyiah lainnya.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru