Aceh Jadi Ikon Inacraft 2020

Redaksi - habadaily
26 Jun 2019, 02:03 WIB
Aceh Jadi Ikon Inacraft 2020 Pelantikan Ketua PKK/Dekranasda Kota Langsa.

HABADAILY.COM—Aceh akan menjadi ikon pada International Handicraft Trade Fair (Inacraft) tahun 2020 di Jakarta. Menghadapi event besar tersebut Ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kota Langsa diminta segera turun ke masyarakat dan melakukan langkah pembinaan kepada para pengrajin d wilayahnya.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh dan Wakil Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati dalam sambutannya pada pelantikan Ketua TP PKK merangkap Ketua Dekranasda Kota Langsa, sisa masa bhakti 2017-2022, di Aula Kantor Wali Kota Langsa, Selasa (35/6/2019).

“Ibu Nadia Anwar sebagai Ketua TP PKK dan Dekranasda Langsa yang baru langsung dihadapkan pada tugas besar untuk lebih aktif melakukan pendampingan dan membimbing para pengrajin di Kota Langsa, sehingga mampu menghasilkan karya yang berkualitas dan dapat bersaing di Inacraft 2020 mendatang,” ujar Dyah Erti.

Untuk diketahui bersama, Pemerintah Pusat setap tahun selalu menyelenggarakan Inacraft di Jakarta. Kegiatan ini merupakan arena untuk mempromosikan kerajinan rakyat dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Ini adalah kesempatan langka, untuk menjadi ikon, kita harus menunggu 30 tahun lagi. Oleh karena itu, Inaceraft tahun 2020 harus kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk memperkenalkan keragaman budaya dan kualitas kerajinan rakyat Aceh,” sambung Dosen Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Unsyiah itu.

Untuk mempersiapkan diri sebagai ikon Inacraft 2020, Dyah Erti sebagai pengurus TP PKK dan Dekranasda Aceh, mengimbau TP PKK dan Dekranasda Kota Langsa untuk melakukan langkah-langkah yang berkaitan dengan membangun citra positif kedua lembaga ini.

“Membangun citra positif TP PKK dan Dekranasda adalah langkah penting untuk membangkitkan kepercayaan dari mitra kerja. Perbanyak kegiatan di masyarakat, seperti sosialisasi tentang kesehatan bagi Ibu dan anak, pelatihan parenting, dan berbagai kegiatan lainnya,” imbau Dyah Erti.

Di samping itu, sambung Dyah Erti, penguatan keluarga dan kerajinan rakyat dan berbagai kegiatan keagamaan perlu dijalankan pengurus PKK di Kota Langsa. Misalnya, menggerakkan majelis taklim, pembinaan kesenian Islam bagi kaum ibu dan remaja, dan sosialisasi aktivitas mengaji bagi anak, dan sebagainya.

Dyah Erti menambahkan, pembinaan bagi kader PKK di tingkat Gampong juga perlu diperkuat, dengan menggelar pelatihan kader untuk Pembinaan keluarga Balita, pembinaan bagi anak berkebutuhan khusus dan lainnya.

“Sebagai Ketua PKK dan Dekranasda, Ibu Nadia juga harus berperan dalam mensosialisasikan pentingnya koperasi bagi keluarga. Saat ini Pemerintah Aceh bertekad melakukan revitalisasi untuk kegiatan koperasi  ini. Kota Langsa diharapkan dapat ambil bagian dalam program tersebut,” kata Dyah Erti.[]

Loading...